why

selamat datang para pembaca yang budiman.,saya ucapakan terima kasih telah sempat dan meluang kan waktunya buat mengunjungi cerita kehidupan saya., dan sekali lagi saya ucapkan terima kasih., dan mohon maaf yang sebesar-besar nya.

Senin, 04 Oktober 2010

tercengang


  ''saat teriknya matahari tepat diatas kepala.,tak menyurutkan hati ini untuk terus berkhilah.,dari apa yang aku lihat., begitu kuat adat yang selalu di pegangnya., tetap dengan pendirian yang tak menyurutkan sedikit peraturan yang unik., hilang kesadaran ku untuk apa yang aku biaskan dengan kenyataan.,. dimana kenyataan itu jauh dari pemikiran ini.,.
   setelah apa yang aku lihat aku begitu kagum dengan keadatan yang selalu dilestarikan hingga anak cucunya,. adat islam yang sangat pekat jauh dari keramaian., dimana tempat itu sulit untuk dijangkau dengan kendaraan yang mewah karena ditempat ini tak ada satu pun kemewaan,. dimana daerah itu terletak disebuah gunung dipesisir selatan pulau jawa.,tepatnya didaerah dukuh,jawa barat. perjalannya pun begitu jauh., sampai tak terasa hati ini menjadi gemetar., karena apa yang kita lihat sangat-sangat menegangkan., karena disebelah kita bejalan terdapat jurang yang dalam.,. begitu sulit aku lukiskan dengan apa angan ini aku lambungkan., banyak ilalang liar melambaikan jemari daunnya menjamah kulit ini., aliran hilik sungai yang lembut terlihat gemerlap lentik cahayanya yang terpantulkan sinar matahari., dan birunya ombak laut dari jauh pandang yang jelas seakan tak bertepi., menjadikan hati begitu meresapi apa arti hidup dan ciptaan ini.,. 
          muara hati terpacu akan keindahannya., apalagi diwaktu sang surya mulai tenggelam datanglah banyak anak kecil yang lugu membawa sebuah kitab yang bersajakkan indah didada nya
menitihkan rasa air mata ini melihat begitu indahnya pemandangan yang sangat jarang aku lihat dikeramaian kota., segerombol anak muda mungkin mengajak dalam kesenangan yang tak akan pernah berakhir didunia ini., tapi disini aku lihat mereka seakan mendapat kan kedamaian yang tak pernah dapat untuk didapat kan di alam luar yang penuh keramaian.,yang menjanji kan surga dunia., uhhhhffff.,., kenapa aku baru sadar bahwa didalam dunia ini masih ada kampung yang mungkin dianggap kampungan., tapi ini lah kampung yang menjajikan kedamaian.,. tak ada listrik disini., tak ada fasilitas yang lengkap disini., yang ada hanya kemurnian alam seperti masa lampau.,. dimana masa yang tak pernah terjamah oleh sang penguasa dari alam luar yamg rakus jabatan.,
          hiruk pikuk orang yang dikesibuk kan dengan kesibukan dunia hanya membuat gelap mata,. hati .,dan pikiran., segelap kampung ini bila malam telah tiba,. ramainya kendaraan yang berlalu lalang diluar membuat bising pendengaran., tapi disini digantikan suara murni hewan malam yang membuat perasaan jiwa ini merangkaikan uraian khayalan akan ciptaan yang sangat agung., udara yang dingin membuat perasaan terbawah terbang., seakan damai ini membuat  rajutan sukma yang mendalam,. beribu kesah peluh menjadi redam dengan kealamian yang terpancarkan dalam sebuah bentuk adat yang islamic., adat yang menerapakan hukum adat yang menggabungkan dengan hukum agama.,tak ada satupun yang melanggar., mereka seakan hidup disini bagaikan surganya., tapi kalau aku tak bisa mungkin berlama-lama disini karena hanya dapat melihat kealamian bukan kemajuan.,bukan kemajuan jaman yang semakin aneh., tapi kejuan aku untuk melngkah jadi yang lebih baik., meskipun kita bukan yang terbaik.,
  hal aneh yang tak pernah aku alami adalah dimana suatau keadaan yang mengharuskan dengan peraturan yang telah dijalankan dan dituliskan untuk dipatuhi., karena hidup manusia biasanya membuat peraturan hanya untuk dilanggar sendiri.,atau gak gitu membuatnya hanya untuk bisa dirasakan enaknya sendiri dan bukan untuk golongan.,.hakikat perjalanan hidup manusai hanya terfokus pada apa yang ada untuk memenuhi nafsunya., adakah manusia itu berfokus untuk dirinya dan orang lain??
  suram memang kehidupan ini bagi orang yang tak pernah tahu arti kehidupan., yang ada hanya nafsu yang menyetir., bukan kita yang menyetir nafsu itu., suasana hati tergantung dengan apa perasaan yang kita dapatkan., tapi pernahkah hati ini merasakan perasaan itu.,?? yang ada hanya sesal dikemudian hari.,
    malam ini seakan aku buat dengan kesibukan diri dengan secarcik kertas yang betuliskan syair ayat-ayat aku coba membaca dengan damai.
dengan di iringi lagu merdu alam yang nyata ini., kuucapkan apa yang tertulis didalam secarcik kertas itu., ternyata kenyamanan itu terdapatkan bila kita sendiri., bila hati mulai berani untuk melawan rasa penat dan keengganan.,
sungguh aku tak bisa  dan tak pernah bisa melihat dengan mata sebelah karena begitu gelap sangat kampung ini bila malam tiba., hanya cahaya lampu teplok yang berbahan minyak tanah., sering kesandung juga ini kaki bila berjalan., kalau kita gak melihat jalan dan kebawa,.
bila manusia merasa berkuasa itu keliru.,. karena disini tidak ada yang berkuasa., terkecuali sang pencipta,.
hidup hanya seperti aliran air yang selalu kebawa larinya., dan kita hidup pasti bakal kebawa., segelintir orang bilang mereka berbangga atas apa usaha yang ada tapi tidak kah usaha manusia untuk jadi yang lebih baik itu sampai ajal menjemput.,

dan pasti gelap bila kita sudah didalam tanah nanti.,
tak ada satu pun teman yang dapat menolong kita terkecuali amal ibadah kita.,.

astaghfirulloh hal'adzim,
laillahailla anta subhanaka inni kuntumminadzolimin,


wassalam

tak ada satu gedung pun yang terbuat dari batu bata., melainkan dari bambu.,, 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar